berita terkini desa, info pertanian, artikel peternakan, pendidikan di pedesaan dan pengembangan ekonomi desa>

Berkunjung ke Desa Pentur, Nikmati Suasana dan Budayanya

Berkunjung ke Desa Pentur
Kesenian Kuda Lumping "Turangga Muda" Desa Pentur

Desa Pentur merupakan sebuah kawasan kelurahan yang berada di ujung barat Kecamatan Simo Kabupaten Boyolali berbatasan dengan Desa Tawang Kecamatan Susukan Kabupaten Semarang.

Desa Pentur memiliki potensi wisata yang menarik untuk dikunjungi, salah satunya di area perbukitan yang sering disebut Wono Semar .

Dari sisi ekonomi sebagian besar warga Desa Pentur menjadi petani, baik yang bekerja di sawah maupun ladang, selain itu juga sentra industri kerajinan anyaman bambu yang menjadi mata pencaharian sebagian warganya.

Beberapa kesenian hidup di desa ini, berbagai upacara adat seperti bersih desa dengan pagelaran wayang kulit masih dilaksanakan setiap tahunnya, selain itu kesenian reog, musik dan seni lukis juga menjadi nafas kegiatan kesenian di desa ini.

Banyak seniman yang terlahir di Desa Pentur, bakat-bakat seni berkembang dari belajar otodidak dan juga melalui jalur sekolah seni. beberapa kelompok dan individu yang terjun di dunia seni diantaranya :

Seni pertunjukan

Ketoprak, Kesenian Ketoprak dahulu berkembang di Dukuh Tegalrejo, Kelurahan Pentur. Kesenian tradisional yang banyak melibatkan orang tua dan anak muda ini sering pentas di kampung-kampung dalam rangka memenuhi undangan warga yang memiliki hajatan kawinan ataupun sunatan, selain itu Ketoprak biasa ditampilkan saat memperingati hari kemerdekaan 17 Agustus. Cerita-cerita yang diangkat dalam pertunjukan ketoprak biasanya cerita legenda kerajaan di Jawa maupun cerita-cerita rakyat lainnya.

Wayang Kulit, Seni Pedalangan di Desa Pentur telah ada sejak puluhan tahun yang lalu. Beberapa dalang yang sampai saat ini masih ada sering mengadakan acara pakeliran di desa pentur dan juga memenuhi undangan sampai ke luar  daerah bahkan ke luar jawa. Tiga dalang yang masih eksis sampai saat ini diantaranya Sugiyo dari dukuh Pule, Darmin dari dukuh Tegalrejo dan Pono dari dukuh Rejosari/Gentan. Acara pakeliran juga diadakan secara rutin setahun sekali dalam rangka Bersih Desa yang dilaksanakan secara bergilir di tiap dukuh di Desa Pentur.

Reog, Kesenian Reog atau yang disebut Jaran Kepang sampai saat ini masih ada dan bertahan di Dukuh Rejosari dan Tegarejo. Kesenian yang sering menampilkan atraksi-atraksi menarik ini sering diperankan oleh anak-anak muda dan beberapa orang tua yang secara intens mempertahankan kesenian reog.

Seni Rupa

Dunia kesenian di Desa Pentur tak terbatas pada seni pertunjukan saja. Beberapa anak muda yang sempat mengenyam pendidikan Seni Rupa di Solo ini telah banyak melahirkan karya seni lukis. Banyak karya yang telah mampu terjual dan terdistribusi ke kota, baik melalui pameran seni rupa maupun pesanan rutin. Karya-karya seni rupa di Desa Pentur sedikit banyak telah berpengaruh pada kondisi ekonomi pelakunya. selain sebagai pelukis dengan media kanvas, para seniman lukis ini juga melayani jasa lukis tembok di dinding-dinding TK (taman kanak-kanak) maupun ruang publik lain.

Seni Musik

Seni musik di Desa Pentur dikembangkan oleh anak-anak muda yang sebagian besar menyukai musik-musik dangdut. Dipelopori oleh pemuda-pemudi dukuh karang dahulu terlahir grup musik bernama Setia Nada yang sering pentas dan menghibur warga desa Pentur.

Film

Perkembangan teknologi dan informasi cukup bisa direspons oleh warganya, beberapa kali para pemuda di dukuh Karang mengadakan pemutarab film sebagai media hiburan pada masyarakat. Selain memutar film, pada tahun  2009 Kelompok remaja masjid PRISMAKA bekerjasama dengan mahasiswa Institut Seni Surakarta berhasil membuat film pendek yang semoat diputar di Taman Budaya Jawa Tengah.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*